Langsung ke konten utama

UMJ Siap Berkompetisi Di Liga 3 Zona Banten

 

Harin UMJ di Liga 3 Zona Banten

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) siap berkompetisi di liga 3 Regional Banten yang diselenggarakan Asosiasi Provinsi (Asprov) Banten. Edisi kali ini diikuti 17 klub. Juara kompetisi akan langsung melaju ke putaran nasional tanpa melewati putaran regional Jawa mewakili Provinsi Banten untuk menuju promosi ke Liga 2.


Baca juga : Menpora Resmi Buka Piala Menpora U-23 di Stadion Sepak Bola UMJ


UMJ melakukan merger dengan salah satu klub liga 3 Regional Banten yakni Harin UMJ. Saat ini, Liga 3 sudah bergulir sejak Minggu (8/10/23), total Harin UMJ sudah bermain dua kali tuai catatan satu kali menang dan satu kali kalah.


Ketua Pembina Harin UMJ Saprudin Dalih, SE., MM., mengungkapkan bahwa kerja sama ini dilakukan sebagai tahapan awal untuk persiapan menjajaki musim depan secara mandiri. “UMJ harus bisa menjadi harimaunya Muhammadiyah bersaing dilevel nasional, ini dalah tahap awal dalam mewujudkan cita-cita besar UMJ,” jelas Saprudin Dalih saat ditemui di Stadion Sepak Bola UMJ, Jumat (20/10/23).  


Lebih lanjut, Dalih menambahkan bahwa UMJ sudah harus naik level, sudah tidak lagi berada dalam level mahasiswa. UMJ memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga Tim Persatuan Sepakbola (PS UMJ) sebagai fondasi dalam mengarungi liga 3 Zona Banten


“Kita harus merajut prestasi dari level ke level dan ingin meningkat kompetesi yang levelnya bukan mahasiswa tetapi profesional,” tambah Dalih.


UMJ selama ini mencatat prestasi nasional, antara lain juara I Liga Mahasiswa Piala Menpora U-21 se-Indonesia tahun 2017 (Regional Jakarta), juara I Campus Soccer League (ASMAJA) tahun 2017, dan juara I Liga Mahasiswa Tahun 2018 dan 2019. Terbaru, juara Divisi I event Campus Soccer League (CSL) 2023.


Harin UMJ tergabung dalam grup A bersama Juara bertahan Serpong City, Gundala FC, Nathan Lebak, dan Tri Sukma FC. Penawaran kerja sama antara Harin dan UMJ menyepakati komposisi tim Harin UMJ baik pelatih hingga pemain berasal dari UMJ. Hal itu diungkapkan oleh Pelatih Harin UMJ Lebry Hidayatullah.


“Kita sudah berkolaborasi dan melangkah bersama, Pihak Harin menawarkan kerja sama dengan memberikan kesempatan pelatih dan pemain berasal dari UMJ,” ungkap Lebry saat ditemui di Lobby Rektorat, Kamis (19/10/23).


Lebih lanjut, Lebry menjelaskan kecintaan Rektor UMJ terhadap sepak bola membuat kerja sama menjadi lebih mudah dilakukan, keikutsertaan UMJ di liga 3 sebagai wadah dalam membantu pembinaan sepak bola Indonesia melalui mahasiswa.


Tatap Liga 3 Regional Banten secara serius, UMJ dirikan Soccer Boarding School (SBS) sebagai pembinaan usia dini juga menjadi salah satu syarat wajib dalam mengikuti kompetisi dengan mempunyai pembinaan sepak bola dari level usia dini. SBS memiliki konsep yaitu sekolah asrama sepak bola, dimana peserta didik dibina keterampilan sepakbola, pendidikan formal, dan agama.


Tercatat juga beberapa mahasiswa UMJ berkiprah di Liga 1 dan Liga 2 2023/2024 diantaranya Rezaldi Hehanusa (Persib Bandung), Gilang Pramudya (Karo United), Zahran Fayyadh (Persela Lamongan), dan Achamad Misbah (Persiba Balikpapan).


Harin UMJ selanjutnya melakoni laga melawan Nathan Lebak FC Minggu (22/10/23) mendatang di Stadion Kodiklat TNI Tangerang Selatan.


Editor : Dian Fauzalia



Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...