Langsung ke konten utama

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

 

Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas.

Rektor
Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini, Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Wakil Rektor
Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang biasa disebut dengan Wakil Rektor atau Warek. UMJ memiliki empat Warek dengan bidang yang berbeda-beda. Warek I, Dr. Muhammad Hadi, S.Kp., M.Kep., membidangi akademik, Warek II, Dr. Ir. Mutmainah, MM., membidangi bidang umum, SDM, Sarana dan Prasana, dan keuangan, kemudian Warek III Dr. Rini Fatma Kartika, S.Ag., MH., membidangi pembinaan Al-Islam Kemuhammadiyahan, dan Warek IV Dr. Septa Candra, S.H., M.H., membidangi kemahasiswaan.

Dekan
Perbedaan lain universitas dengan sekolah adalah adanya jurusan atau program studi (prodi) dan fakultas. Universitas memiliki beberapa fakultas, dan fakultas menaungi beberapa prodi. UMJ memiliki 10 fakultas dan 1 sekolah pascasarjana serta 59 prodi. Dapat diibaratkan bahwa fakultas adalah tingkat kedua setelah universitas. Maka fakultas juga memiliki seorang pemimpin yang disebut dengan Dekan serta Wakil-wakil Dekan atau disebut Wadek yang membantu tugas Dekan.

Dekan bertugas untuk memantau setiap prodi yang tergabung dalam satu fakultas, baik dari segi akreditasi, kemahasiswaan, keungan, dan kelembagaan. Dalam setiap fakultas, Wadek juga terbagi menjadi 3 bidang di antaranya Wadek I membidangi akreditasi, Wadek II membidangi keuangan, dan Wadek III membidangi kemahasiswaan.

Ketua Program Studi
Setelah fakultas, Program Studi atau Prodi memiliki seorang ketua yang disebut dengan Kaprodi. Kaprodi bertanggung jawab untuk setiap aktifitas perkuliahan maupun himpunan mahasiswa yang dinaungi sebuah Prodi.

Dosen
Tidak ada lagi sebutan untuk guru, mahasiswa baru wajib tahu bahwa dosen adalah yang mengajar mata kuliah. Biasanya seorang dosen mengampu dua sampai tiga mata kuliah yang berbeda-beda. Adapun, dosen tidak menjabat sebagai wali kelas sebagaimana yang terjadi sewaktu sekolah.

Dosen pembimbing
Dosen pembimbing atau Dospem adalah dosen yang akan membimbing seorang mahasiswa selama 8 semester. Antara dosen dengan dosen pembimbing tidak ada perbedaan signifikan. Biasanya seorang dosen pembimbing dapat membimbing 5 hingga 8 mahasiswa. Tugas Dospem yaitu menjadi tempat konsultasi akademik mahasiswa, seperti pengambilan Kartu Rencana Studi (KRS), Permasalahan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), dan lain-lain.

Tenaga Kependidikan

Di dalam suatu universitas tentu ada lembaga-lembaga lain yang mengatur aspek pendidikan. Sebagaimana UMJ yang memiliki Lembaga Pengkajian dan Penerapan Al-Islam Kemuhammadiyahan (LPP-AIK), pegawai yang berada di bawah lembaga tersebut dinamakan tenaga kependidikan atau tendik. Pada tingkat fakultas, tendik dapat ditemukan di ruang sekretariat fakultas. Tugas tendik meliputi berbagai bidang, salah satunya mendata penerimaan mahasiswa baru.

Mahasiswa

Mahasiswa merupakan sebutan untuk orang yang tengah menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi (PT). Maka dari itu, seseorang yang telah lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK) dan melanjutkan pendidikan baik ke universitas, institusi, maupun sekolah tinggi tidak lagi disebut dengan siswa ataupun murid. Penyebutan mahasiswa menandakan tingkatan tertinggi dalam jenjang akademik.

Sivitas Akademika

Untuk kamu mahasiswa baru, mungkin sebutan sivitas akademika masih asing. Kira-kira apa itu sivitas akademika? Jadi, sivitas akademika adalah suatu kelompok yang berada di dalam universitas dan mendukung jalannya sarana dan prasana pendidikan seperti penelitian, pengabdian masyarakat, dan lain-lain. Tidak hanya bertanggung jawab dengan keberlangsungan akademik, sivitas akademika juga perlu menjaga norma dan budaya yang sesuai dengan pancasila di lingkungan kampus. Sivitas akademika meliputi dosen dan mahasiswa.

Penulis : Mutiara H.S

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Prodi Ilkom UMJ Juara Favorit Duta Mahasiswa Anti Kekerasan 2023

  Dzaki Furqon (tengah), Mahasiswa Prodi Ilkom UMJ bersama Muara Wahyu Larasati (kedua dari kiri) Mahasiswa Universitas Yarsi saat menerima piagam Juara Favorit Duta Mahasiswa Anti Kekerasan DKI Jakarta tahun 2023 di Ruang Ballroom Luxury Inn Arion Hotel, Selasa (24/10/23). Dzaky Furqon, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta (FISIP UMJ), terpilih menjadi juara favorit dalam Grand Final Pemilihan Duta Mahasiswa Anti Kekerasan 2023 pada Selasa (24/10/2023). Baca juga : Mahasiswa Ilkom UMJ Raih Juara 2 Lomba Podcast Tingkat Nasional Dalam acara yang digelar di Luxury Inn Arion Hotel, Jakarta, Dzaky bersaing dengan 33 finalis lainnya yang berasal dari 18 Perguruan Tinggi di DKI Jakarta. Pada babak ini juri memilih 12 finalis terbaik untuk melaju ke babak grand final hingga akhirnya terpilih Juara 1, 2, 3, dan Juara Favorit. “Saya berterimakasih kepada UMJ yang telah mendukung saya dalam ajang pemil...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...

Mahasiswa FKM UMJ Belajar Budidaya Magot

Mahasiswa SEMESTA FKM UMJ Belajar Budidaya Magot di Bank Sampah Cluster Serua Indah, Tangerang Selatan, Sabtu (26/08/2023). Mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Semi Otonom  SEMESTA  FKM  UMJ  (Seruan Mahasiswa Peduli Kesehatan  Fakultas Kesehatan Masyarakat   Universitas Muhammadiyah Jakarta ) belajar budidaya magot di Bank Sampah Cluster Serua Indah, Sabtu (26/08/2023). Kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang budidaya magot ini, merupakan bagian dari rangkaian  Field Trip  yang diinisiasi Project Grup Penyehatan dan Penyelamatan Lingkungan SEMESTA FKM UMJ. Baca juga :  ERDAMS FKM Berikan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Siswa SMA Al-Syukro Universal Didampingi oleh penggerak Bank Sampah Cluster Serua Indah, mahasiswa berkeliling ke rumah warga untuk mengambil sampah yang telah dipilah menjadi sampah organik dan anorganik, kemudian ditimbang dan dilakukan pencatatan. Selanjutnya, mahasiswa memperoleh edukasi te...