Langsung ke konten utama

UMJ Jalin Kerja Sama Dengan UNMUHA Perkuat Catur Dharma di PTMA


Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., (kiri) dan Rektor UNMUHA Dr. Aslam Nur, M.A (kanan) saat perlihatkan lembar memorandum of understanding, di Ruang Rektor Gedung Muhammadiyah Civilazation Center, Jumat (20/10/2023).

Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) terima kunjungan sekaligus jalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA), di Ruang Rektor Gedung Civilization Center, Jumat (20/10/23).


Baca juga : UMJ Jalin Kerja Sama dengan BNN


Kerja sama diresmikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., dan Rektor UNMUHA Dr. Aslam Nur, M.A. Kerja sama yang disepakati tersebut sebagai pelaksanaan Catur Dharma meliputi bidang pendidikan, penelitian, Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK), hingga pertukaran mahasiswa.


“Kerja sama ini melingkupi Catur Dharma, karna kami berada dalam lingkungan PTMA (Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah). Tentu, yang lainnya kami berharap ada riset-riset kolaborasi untuk menunjang akreditasi Perguran Tinggi,” ungkap Ma’mun.


Ma’mun menambahkan bahwa PTMA perlu memiliki sinergi dalam memajukan Muhammadiyah. “Kita berbicara pengembangan Muhammadiyah di Jakarta dan Aceh, Kita harus memiliki semangat yang sama dengan melakukan kerja sama lainnya,” ujar Ma’mun saat dimintai keterangan usai pertemuan.


Ma’mun didampingi oleh Wakil Rektor I Dr. Muhammad Hadi, S.Kp., M.Kep bersama Kepala Kantor Urusan Internasional (KUI) Dr. Endang Zakaria, MH., menerima kedatangan Rektor UNMUHA beserta Kepala Biro Administrasi Umum Dr. Nuzulman, S.E., M.Si., dan Tim Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Zulkifli Umar, S.E., M.Si.


Nuzulman mengungkapkan bahwa kunjungan ini sangat berarti dan berharga dalam membangun ikatan antar universitas dilingkungan PTMA. Nuzulman berharap hasil Kerja sama ini segera ditindaklanjuti oleh Fakultas dalam bentuk Memorandum of Agreement (MOA).


Baca juga : Dian Fauzalia



Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...