Langsung ke konten utama

Mahasiswa FT UMJ Lolos Pameran Arsitektur Jakarta

 

Agus Erlangga, Mahasiswa Prodi Arsitektur FT UMJ dengan Maket Tugas Akhir ‘Kampung Vertikal dengan Konsep Arsitektur Perilaku di Cilincing, Jakarta Utara’.

 
 

Mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FT UMJ), Agus Erlangga, berhasil lolos pada acara pameran arsitektur Exposeum : Memandang Jakarta di Masa Depan. Pameran ini akan dilaksanakan di Pos Bloc Jakarta Gedung Filateli, Senin, (02/10/2023).

Baca juga : FT UMJ Pererat Kemitraan dengan UMS

Pameran arsitektur exposium merupakan wadah untuk Perguruan Tinggi terkhusus prodi Arsitektur dalam menarik minat masyarakat. 7 Perguruan Tinggi (PT) di Jakarta yang ikut serta yaitu Universitas Tarumanegara, Universitas Bina Nusantara, Universitas Kristen Indonesia, Universitas Krisnadwipayana, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Budi Luhur, dan Universitas Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Agus membawakan karya berjudul Kampung Vertikal dengan Konsep Arsitektur Perilaku di Cilincing, Jakarta Utara, yang dibimbing oleh Dr. Ari Widyati Purwantiasning, ST.,MATRP “Saya awalnya merasa kaget karena tugas akhir saya itu didaftarkan oleh dosen koordinator tugas akhir untuk mengikuti pameran. Tapi setelah tau infonya dengan jelas, alhamdulillah saya sangat senang dan merasa bangga karena karya saya lolos kurasi,” ujar Agus.

Menanggapi hal tersebut, Dosen koordinator tugas akhir Prodi Arsitektur Yeptadian Sari, ST., MT., mengatakan salah satu creator pameran, Samitrayasa, memintanya untuk mengirim karya-karya mahasiswa yang berhubungan dengan Jakarta dan masa depan kota tersebut. Menurut Yepta, terpilihnya karya Agus karena tema yang sesuai dan mampu menjawab permasalahan kepadatan kampung di Jakarta untuk masa depan.

Agus juga turut menyampaikan alasannya memilih kampung vertikal sebagai tugas akhir dikarenakan kondisi kampung-kampung kecil di perkotaan semakin padat. Padatnya pemukiman membuat ruang terbuka hijau berkurang dan lahan kosong menjadi terbatas.

“Sedangkan untuk pemilihan konsep arsitektur perilaku di harapkan kampung vertikal yang saya desain ini dapat tetap mempertahankan budaya dan kondisi dari yang sebelumnya kampung kota horizontal menjadi kampung vertikal,” imbuh Agus.

Pameran arsitektur Exposeum merupakan kolaborasi Senyum Museum dengan Mbloc Design Week yang bertujuan untuk menciptakan ruang apresiasi bagi arsitek muda berpartisipasi dalam pengembangan paradigma estetika arsitektur. Agus berharap pameran arsitektur dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan karya dan inovasi.

Editor : Dian Fauzalia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...