Langsung ke konten utama

FTan UMJ Ajak MABA Menanam Caisim Dengan Sistem Hidroponik

 

BEM FTan UMJ memperkenalkan Proses praktik hidroponik kepada Maba dalam rangka PKKMB UMJ tingkat fakultas, Kamis, (21/09/2023)

 
 

Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta (FTan UMJ) melaksanakan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tingkat fakultas. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTan memperkenalkan budidaya menanam hidroponik kepada mahasiswa baru (maba) sebagai program utama PKKMB. Kegiatan ini dilakukan di kebun hidroponik FTan UMJ, Kamis (21/09/2023).

Baca juga : FTAN UMJ Panen Sayur Caisim

Wakil Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FTan, Novanto menjelaskan PKKMB FTan tahun ini mengusung kegiatan yang berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu menanam hidroponik, akoponik, dan pembuatan pupuk organik cair. Hidroponik merupakan program baru yang dilaunching oleh Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., untuk memperkenalkan maba mengenai proses pembudidayaan di lahan hidroponik.

“Kita juga melakukan kegiatan praktek pembuatan Pupuk organik cair (poc) untuk teman-teman agroteknologi agar mahasiswa pertanian bisa mereformulasi organik menjadi sebuah inovasi baru bagi pertanian di Indonesia. Nantinya, teman-teman mahasiswa baru turut andil menanam satu benih,” ujar Novanto.

Membuat poc membutuhkan bahan-bahan pendukung diantaranya sisa sayuran seperti wortel, kulit jagung, daun salam, lalu EM4, air gula, dan air. Proses ini terdiri dari beberapa tahap. Selain mengajarkan pembuatan poc, para mahasiswa FTan juga menerangkan penanaman bayam, pakcoy, dan kangkung.

Novanto berharap dengan adanya program ini dapat menunjang keilmuan mahasiswa baru di mana para mahasiswa baru harus bisa mentransformasikan ilmunya untuk pertanian ke depan. “Semoga apa yang didapatkan bisa membawa perubahan dan kemajuan bagi pertanian Indonesia ke depan,” ungkap Novanto. (MT/NV/KSU).

Editor : Budiman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...