Langsung ke konten utama

FH UMJ Kerja Sama dengan Kantor Pengadilan Agama Jakarta Barat

 

Drs. Cik Basir, MH., (kiri) dan Dr. Dwi Putri Cahyawati, MH., (kanan) seusai tandatangan nota kesepahaman di Aula PA Jakarta Barat, Kamis (12/10/2023).


Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (FH UMJ) sepakati kerja sama dengan Pengadilan Agama (PA) Jakarta Barat, Kamis (12/10/2023). Lembar nota kesepahaman ditanda tangani oleh Dekan FH UMJ Dr. Dwi Putri Cahyawati, MH., dan Ketua PA Jakarta Barat Drs. Cik Basir, MH., di Aula PA Jakarta.


Baca juga : PKKMB FH UMJ Undang Hakim MA dan MK


Kerja sama yang disepakati meliputi beberapa ruang lingkup mulai dari program magang mahasiswa, pelatihan, seminar, lokakarya dan sejenisnya, pendidikan dan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta sosialisasi.


Ketua Program Studi Ilmu Hukum Dr. Aby Maulana, MH., mengatakan bahwa kerja sama dapat diimplementasikan ke dalam bentuk pengajaran oleh Hakim Pengadilan Agama misalnya seminar, kuliah umum, atau pendidikan kemahiran terkait praktik peradilan agama. Mahasiswa juga dapat melakukan penelitian atau magang, dan kegiatan penyuluhan pada masyarakat. “Akan segera ditindaklanjut dengan perencanaan program yang menunjang caturdharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah. Terdekat akan dilaksanakan program magang dan pengajaran pada pelatihan kemahiran hukum,” ungkap Aby saat dimintai keterangan melalui pesan singkat, Jumat (13/10/2023).


Dr. Dwi Putri Cahyawati, MH., didampingi para Wakil Dekan FH dan Kaprodi Ilmu Hukum saat menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman di Aula PA Jakarta Barat, Kamis (12/10/2023).


Aby berharap kerja sama antara FH UMJ dengan PA Jakarta Barat akan terus terjalin. “Harapannya kerja sama ini membawa manfaat sehingga FH UMJ dapat bersinergi dengan lembaga-lembaga penegakan hukum (peradilan) dalam pengembangan caturdharma dan pengimplementasian program MBKM,” tambah Aby.


Dilansir dari laman resmi PA Jakarta Barat, diketahui PA Jakarta Barat juga menyepakati kerja sama dengan empat perguruan tinggi lainnya yaitu Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA), Universitas Islam Indonesia (UII), dan Universitas Indonesia (UI).


Kerja sama ditujukan untuk saling mendukung pengembangan kelembagaan dan kurikulum perguruan tinggi. Selain itu juga kedua belah pihak dapat menjadi mitra dalam rangka menumbuh kembangkan kegiatan. Ketua PA Jakarta Barat Drs. Cik Basir, MH., mengungkapkan rasa terima kasih pada seluruh Dekan maupun perwakilan dari kelima perguruan tinggi tersebut.


Turut hadir dalam penandatanganan nota kesepahaman Ketua PA Jakarta Barat Drs. Cik Basir, SH., MH., didampingi oleh Wakil Ketua Djulia Herjanara, S.Ag., SH., MH., Panitera, Sekretaris dan jajarannya. Dekan FH UMJ didampingi oleh Wakil Dekan I Surohmat, SH., MH., Wakil Dekan II M. Rusdi Daud, SH., MH., dan Kaprodi Ilmu Hukum Dr. Aby Maulana, MH.


Hadir pula Dekan FSH UIN Syarif Hidayatullah  Prof. Dr. Muhammad Maksum, S.H., M.A., MDC., Dekan FH UNUSIA Dr. Muhammad, S.H,. M.H., Sekprodi Hukum Keluarga FIAI UII Fuat Hasanudin, Lc., M.A., dan Wadek FH UI Endah Hartati, S.H., M.H.


Editor : Dian Fauzalia



Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...