Langsung ke konten utama

Mahasiswa UMJ Lakukan Benchmarking Dalam KKN Internasional

 

Mahasiswa peserta KKN Internasional UMJ didampingi oleh Ketua LPPM UMJ saat kunjungan di kampus Thailand, Senin (04/09/2023).

Salah satu kegiatan yang dilakukan peserta KKN Internasional UMJ dalam rangkaian penutupan program pada 1-4 September 2023 adalah melakukan kunjungan ke Prince of Songkla University (PSU). Dalam kunjungan ini mahasiswa peserta KKN didampingi oleh perwakilan LPPM UMJ dan juga guru-guru Sangkhom Islam Wittaya School, yaitu Teacher Andrew Okta Mahendar, Miss Okta, Miss Riesta, Teacher Somruedee Senpradit, Miss Kartika, dan beberapa guru lainnya.

Baca juga : KKN Internasional UMJ Ditutup dengan Haru

Saat rombongan berkunjung ternyata sedang ada event ASEAN Week, di mana ada pameran makanan dan budaya bersama semua negara ASEAN, termasuk Indonesia. Hal ini dimanfaatkan oleh mahasiswa UMJ untuk melakukan benchmark tentang kegiatan kemahasiswaan di kampus Thailand.

Selain kunjungan ke PSU,  peserta KKN juga dikenalkan pada sejarah budaya Thailand, terutama Provinsi Songkla, dengan mengunjungi The Thaksin Folklore Museum, Halal Restaurant, dan juga Khlong Hae Floating Market. 

Pada kegiatan ini mahasiswa bisa menggali lebih jauh tentang pengelolaan pariwisata dan penataan fasilitas kota agar dapat menjadi bekal dalam pembelajaran di UMJ. Wawasan internasional ini juga diberikan dalam bentuk studi banding ke Halal Food Restaurant yang melengkapi destinasi dan pengelolaan bisnis food di Thailand.

Mahasiswa juga tampak antusias saat berkunjung ke The Thaksin Folklore Museum yang menampilkan koleksi terbesar di Thailand Selatan. Di sini tersimpan lebih dari 50.000 artefak, termasuk manik-manik dan perhiasan, senjata dan pisau keris, perangkap burung dan ikan, tembikar, kain, lampu, barang pecah belah, nielloware, wayang kulit, koin langka, peninggalan Buddha, perahu korlae berukuran penuh, dan banyak lagi.

Di museum ini tersedia pemandu tur dalam bahasa Inggris atau Thailand sehingga memudahkan peserta KKN untuk memahami setiap pelosok museum.  Mereka juga  dapat memanfaatkan koleksi cetak, audio, dan video museum yang luas, termasuk ratusan dokumen langka. Tentu saja tidak melewatkan kunjungan ke toko suvenir museum, yang menjual berbagai macam kerajinan tradisional Thailand.

Selain ke museum,  rombongan juga mengunjungi Pasar Terapung Khlong Hae, pasar terapung pertama dan satu-satunya di Thailand Selatan,  yang terletak di Tambon Khlong Hae, Amphoe Hat Yai, Provinsi Songkhla, di seberang Wat Khlong Hae.

Para pedagang di sini mengenakan kostum retro Thailand dan menjajakan banyak pilihan makanan, termasuk makanan lokal, makanan Thailand, dan makanan Muslim. Keunikan lainnya dari pasar ini adalah penggunaan wadah makanan ramah lingkungan seperti batok kelapa, tabung bambu, dan pot tanah liat dibandingkan menggunakan wadah busa atau plastik. Pasar terapung ini dianggap unik dari pasar lain di wilayah lain di Thailand, karena terdapat banyak budaya Budha Thailand dan Muslim.

Pengunjung terbanyak adalah wisatawan dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand. KKN Internasional UMJ di Thailand Selatan telah selesai. Semoga peserta KKN yang telah mendapatkan berbagai benchmarking internasional ini bisa membawa UMJ semakin berkemajuan.

Editor : Tria Patrianti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...