Langsung ke konten utama

Mahasiswa FKK UMJ Raih 5 Besar MTQ Se-Nasional

 

UMJ FKK Students Win National MTQ Second Place at the Open University, (9-23/08/2023).

A group of students from the Faculty of Medicine and Health, Muhammadiyah University of Jakarta (FKK UMJ ) consisting of Ibrahim, Irfan Rahman, Iin Wulandari, and Nawal Alamudy, won the top 5 in the National Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) competition. This competition is being held by the Open University from 9 to 29 August 2023.

Also Read: FISIP UMJ Students Elected as General Treasurer of PP IPM

Ibrahim revealed that he and his team had a tight time for practice due to clashes with class schedules, UAS, and other student activities. This is because the four of them come from different study programs. Ibrahim is from the Medical Study Program class of 2020. As for Iin Wulandari and Irfan Rahman are from the Medical Study Program class of 2021. Meanwhile Nawal Alamudy is from the Midwifery Study Program class of 2021.

“In the preliminary round we did offline training twice as well as in the final round. At first we lacked confidence in the preliminary round due to lack of practice, but when it was announced that the contingent that had qualified for the final, UMJ's name was listed, we were a little surprised and very grateful," said Ibrahim when asked for information via private message.

For Ibrahim and his friends, the experience of this group MTQ competition was a new challenge. One form of support provided by the faculty is the relaxation of the exam schedule which is postponed by a day. "Winning and losing is not the goal, but trying to give the best of ourselves," he added.

The victory of the National MTQ is hoped by Ibrahim to be a motivation for UMJ students. This proves that UMJ students can compete on the national level in the MTQ event. Apart from that, he also hopes that there will be more Quranic generations at UMJ so that the message of the Islamic religion can continue to grow.

Editor: Dinar Meidiana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...