Langsung ke konten utama

Penampilan Seni Budaya Tutup Rangkaian Kunjungan Universiti Utara Malaysia di UMJ

Rombongan mahasiswa Universiti Utara Malaysia (UUM) yang mendarat di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) sejak Rabu (23/08/2023), menutup rangkaian kunjungan atau University Tour dengan penampilan seni budaya di Aula FEB UMJ, Jumat (25/08/2023).

Para mahasiswa dari FISIP UMJ dan UUM menampilkan seni budaya yaitu Tari Saman dari Aceh yang dibawakan oleh LSO Safimta FISIP UMJ, dan Tari Zipan yang dibawakan oleh mahasiswa UUM. Turut hadir Dekan FISIP UMJ Prof. Dr. Evi Satispi, M.Si.

Baca Juga : Mahasiswa UMJ Dampingi Mahasiswa Universitas Utara Malaysia di PCA Tanjung Duren

“Melalui kegiatan kunjungan ini, semoga mahasiswa FISIP dengan mahasiswa UUM dapat bertukar pemikiran. Ini akan menambah wawasan untuk para mahasiswa. Termasuk School of Education UUM dapat berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan UMJ,” ujar Prof. Evi.

Pada kesempatan itu, Evi mengatakan bahwa pertemuan antara mahasiswa FISIP UMJ dan UUM tidak berakhir. Hal itu karena, dikatakan Evi, UMJ berencana akan melakukan kunjungan balik ke UUM.

Menanggapi hal tersebut, Pengetua Inasis Proton UUM, Dr. Asma Binti Mat, menyampaikan rasa syukur atas sambutan hangat UMJ selama University Tour dengan UUM. Asma juga menyatakan bahwa UMJ bukan universitas yang asing untuk UUM. Meski begitu, University Tour merupakan kolaborasi pertama antara UMJ dengan UUM.

“Pada tahun 2024 nanti mungkin kita bisa membuat MoU dengan School of Education. Saya menantikan kunjungan UMJ ke UUM. Ini bukan pertemuan terakhir. Semoga kita bisa bekerja sama dengan lebih baik lagi,” tutur Asma.

Rektor UMJ, Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., mengatakan ia sempat berkunjung ke UUM. Ma’mun juga berharap selalu ada kerja sama antar negara serumpun melayu seperti Indonesia dan Malaysia. Karena Indonesia dan Malaysia punya banyak kesamaan, salah satunya kebudayaan dan ekonomi.

“Harapannya tentu nanti dari UMJ akan melakukan kunjungan ke UUM, sekaligus untuk program pengabdian masyarakat. Ini suatu niscaya untuk universitas-universitas saat ini mengunjungi kampus lain karena merupakan salah satu komunikasi budaya,” ujar Ma’mun.

Mahasiswa FISIP UMJ, Nazifa Nur Hasanah yang turut terlibat dalam program tersebut memberikan kesan positif. Ia mengatakan kemiripan bahasa dan budaya antara Indonesia dan Malaysia memudahkan aktivitas termasuk berdiskusi.

Lebih lanjut mahasiswa UUM Ni Fatin mengaku senang selama berkegiatan bersama mahasiswa di UMJ. “Senang karena bisa memperoleh relasi yang lebih luas selama berada di UMJ. Selain itu saya mendapatkan banyak teman yang sangat baik-baik. Saya berharap relasi UUM dan UMJ tidak berhenti sampai disini dan mahasiswa UMJ bisa berkesempatan datang ke UUM,” ujar Fatin.

Acara penutupan University Tour ini turut dihadiri oleh Pengetua Inasis Proton Dr. Asma Binti Mat, Dekan FISIP UMJ Prof. Dr. Evi Satispi, M.Si., Dosen Pendamping UUM Mr Meor Afif Aiman Jamalullail bin Abu Bakar, Abu Bakar Bin Ahmad Mansor, dan Amiruddin Malindo.

Editor: Dinar Meidiana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...