Langsung ke konten utama

Webinar PSGA UMJ Teladani Sosok Perempuan Perawi Hadis

 


 
 

Pusat Studi Gender dan Anak Universitas Muhammadiyah Jakarta (PSGA UMJ) gelar webinar bertajuk Islam, Perempuan, dan Peradaban, Kamis (21/09/2023). Menghadirkan Dr. Nahlah Shabry El-Siedy, Dekan Fakultas Studi Islam Universitas Al-Azhar Mesir, webinar berlangsung sangat interaktif membahas sosok perempuan perawi hadis.

Baca juga : PSGA UMJ Gelar Kajian Keilmuan Perempuan di Bulan Ramadan

Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., mengapresiasi webinar yang mengangkat tema perempuan tersebut. “Islam itu agama pembebas perempuan. Semoga seminar ini dapat menghasilkan pandangan baru tentang Perempuan,” ungkapnya.

Ma’mun juga mengatakan bahwa tokoh perempuan Islam lainnya seperti Khodijah, Aisyah, dan Fatimah adalah sederet nama yang mewarnai perkembangan Islam pada masa itu. Menurutnya Islam adalah satu-satunya agama yang memiliki posisi tegas soal perempuan karena aturan yang dijelaskan Al-Qur’an soal pembagian zakat, waris, dan poligami menunjukkan tingginya derajat perempuan.

Para peserta sangat antusias berdiskusi dengan Dr. Nahlah Shabry El-Siedy yang membahas riwayat hidup Karimah Al-Marwaziyyah Ummul Kiram r.a.

Karimah Marwaziyyah dijuluki sebagai amirul mukminin fil hadis. Sifat jujur, amanah, dan ’adalah (kepatutan) melekat di pribadinya sejak dini. Ini mengundang kepercayaan para ulama untuk menimba ilmu pada perempuan berjuluk Ummul Kiram (ibu orang-orang mulia).

Karimah merupakan sosok perempuan perawi (sanad) otoritatif dari shahih Bukhari. Sanadnya ke Bukhari ia peroleh dari Abu Haitsam al-Kusymahani, Dhahir Ibnu Ahmad Assarkhasi, dan Abdullah Ibnu Yusuf bin Bamuwaih as-Ashbahani.

Sejarawan ad-Dzahabi menggambarkan Karimah sebagai sosok perempuan agung, ahli ilmu, dan mempunyai sanad hadis yang berkualitas. Karimah seorang figur yang produktif berkarya. Karya tulis yang dihasilkan sepanjang hidupnya mencapai 100 kitab.

Karimah merupakan sosok yang sangat mencintai ilmu. Riwayat menyebut ia memilih lajang hingga akhir hayat karena kesibukannya mendalami dan mencintai ilmu. Hal ini terbukti dengan ketinggian ilmu yang dimilikinya dan menempatkannya sebagai ahli hadis perempuan.

Perempuan muliah ini wafat di Mekkah 463 H pada usia 100 tahun. Dikisahkan pula Karimah tidak pernah membedakan jenis kelamin dan menerima siapa pun yang hendak belajar kepadanya. Beberapa ulama besar yang belajar di antaranya Hafizd Abu Bakar al-Khatib al-Baghdadi pengarang kitab sejarah ternama Tarikh Baghdad.

Abu Dzar, pakar hadis dari Harrah menyarankan muridnya agar hanya mengambil riwayat Bukhari dari Karimah. Dari kisah itu, dapat diambil kesimpulan bahwa seorang perempuan hendaknya meneladani karakter unggul yang ada dalam diri Karimah. Perempuan dapat menjadi suluh peradaban.

Editor : Budiman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...

Mahasiswa FTAN UMJ Melaju Final KEJURNAS Yamaha di Mandalika

eza Firdaus seusai babak Kualifikasi Kejuaraan Nasional Yamaha Sunday 2023, di Sirkuit Mandalika, NTB, 19-20 Agustus 2023. Reza Firdaus, mahasiswa  Fakultas Pertanian   Universitas Muhammadiyah Jakarta  (FTAN  UMJ ) sukses melaju ke Seri Final KEJURNAS (Kejuaraan Nasional) Yamaha Sunday 2023. Reza berhasil mengumpulkan sebanyak 35 poin atas kemenangannya di babak kualifikasi yang digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, 19-20 Agustus 2023. Baca juga :  Mahasiswa FTAN UMJ Sabet Juara Umum KEJURNAS di Sentu l Mahasiswa Program Studi Agroteknologi ini berhasil mengumpulkan 35 poin dari pertarungan sengit di babak kualifikasi. Reza berada podium 3 pada  rac e  pertama, kemudian pada  race  kedua lebih baik lagi di podium 2. Reza mewakili DKI Jakarta bertarung dengan 14 pembalap lainnya yang berasal dari Bali, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, dan NTT. Setelah babak kualifikasi, Reza akan kembali mengaspal di Seri Final p...

FKK UMJ Gelar Kuliah Umum Pendidikan Interprofesi

  kiri ke kanan, Guru Besar FK UI Prof. Dr. dr. Abdul Razak Thaha, M.Sc, Sp.GK., Guru Besar Bidang Ilmu Kebidanan Unisa Yogyakarta Prof. Dr. Mufdilah, S.SiT., M.Sc., Guru Besar FK UI Prof. DR. Dr. Endang Sri Murtiningsih Basuki, MPH., dan dosen Prodi Kedokteran FKK UMJ dr. Gladys Dwiani Tinovella Tubarad, M.Pd.Ked saat sesi diskusi dalam Kuliah Umum Pendidikan Interprofesi di Aula Dr. Syafri Guricci FKK UMJ, Rabu, (18/10/2023). Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ) menggelar kuliah umum pendidikan interprofesi yang diikuti oleh mahasiswa FKK UMJ dari berbagai lintas prodi di Aula Dr. Syafri Guricci FKK UMJ, secara hybrid, Rabu, (18/10/2023). Baca juga : FKK UMJ Angkat Isu Stroke dalam Seminar Internasional Mengusung tema “Komunikasi dalam Pendidikan Interprofesional”, kuliah umum ini merupakan salah satu bentuk penerapan pendidikan Interprofesional di FKK UMJ sebagai istrategi untuk meningkatkan koordinasi antara pemberi pelayan...