Langsung ke konten utama

Seminar Internasional MIPOL FISIP UMJ Ingatkan Kembali Tragedi Kashmir 1947

 

Kiri ke kanan: Dr. Asep Setiawan, MA., Ali Noer Zaman, MA., Veeramalla Anjaiah, Lia Nathalia, Debbie Affianty, M.Si., dan Dr. Lusi Andriyani, M.Si., seusai seminar di Auditorium Kasman Singodimedjo, Selasa (24/10/2023).

Program Studi Magister Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (MIPOL FISIP UMJ) menggelar seminar internasional bertema Remembering Kashmir Carnage of October 1947 di Aula Kasman Singodimedjo secara hybrid, Selasa (24/10/2023). Seminar ini diselenggarakan dalam rangka mengingat kembali Operasi Gulmarg pada 22 Oktober 1947 lalu.

Baca juga : Tokoh India Sebut Jammu dan Kashmir  telah Mengalami Kemajuan Berarti

Hal ini ditegaskan oleh Wakil Dekan 2 FISIP UMJ Djoni Gunanto, S.IP., M.Si., saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka secara resmi seminar internasional. Menurutnya mahasiswa Prodi Ilmu Politik khususnya konsentrasi Hubungan Internasional perlu mengetahui dan memahami fenomena global.

“Mohon mahasiswa agar semangat untuk memperkaya pengetahuan. Bagi indonesia, hal-hal yang bertentangan dengan peri kemanusiaan itu bertentangan juga dengan UUD,” ungkapnya. Pada kesempatan itu, Djoni mengajak seluruh peserta dan narasumber yang hadir untuk menundukkan kepala sejenak dan memanjatkan doa bagi warga Palestina.

Sederet nama narasumber lintas negara yang dihadirkan yaitu Veeramalla Anjaiah (Jurnalis), Letjen (Purn) Sanjay Kulkarni (Mantan Direktur Jenderal Infanteri, Tentara India, New Delhi), Tuan Utpal Kaul (Koordinator Internasional Diaspora Pandit Kashmir Global (GKPD), New Delhi), Tuan Ashwani Kumar Chrangoo (penulis dan aktivis terkenal dari Jammu dan Kashmir), Lia Nathalia (Jurnalis), Ali Noer Zaman, MA. (dosen Ilmu Politik FISIP UMJ), dan Debbie Affianty, M.Si. (Direktur LIGS).

Seluruh narasumber memaparkan sejarah Tragedi Kashmir yang terjadi pada 22 Oktober 1947 yaitu Operasi Gulmarg yang merenggut lebih dari 35.000 jiwa. Operasi tersebut dilancarkan oleh milisi suku Pasthun didampingi Angkatan Darat Pakistan untuk menduduki sebagian besar wilayah Jammu dan Kashmir.

Tak hanya korban jiwa, ribuan warga diculik dan dijual sebagai budak di Pakistan, serta pembantaian terhadap umat Hindu dan Sikh di Pooch dan Mirpur. Muslim Kashmir yang menolak bergabung dengan Pakistan tak luput dari sasaran dan dianggap sebagai pengkhianat oleh Pakistan.

Untuk meningkatkan pembangunan ekonomi dan menciptakan lingkungan damai, pemerintah India memutuskan menghapus Pasal 370 dan Pasal 15 dari konstitusi pada 15 Agustus 2019. Penghapusan tersebut berdampak pada status Jammu dan Kashmir yang dijadikan setara dengan semua negara bagian dan wilayah persatuan lainnya.

Debbie Affianty, Direktur Laboratory of Indonesian and Global Studies FISIP UMJ, menjelaskan beberapa dampak adanya perdamaian di Kashmir di antaranya penurunan jumlah warga terbunuh, perekrutan teroris dan pembakaran, serta peningkatan jumlah penangkapan teroris.  

Veeramalla Anjaiah menjelaskan bahwa kini dilakukan rekonstruksi Jammu dan Kashmir dalam lingkup bantuan kemanusiaan, manajemen krisis, infrastruktur sosial, proyek pembangunan, dan infrastruktur ekonomi.

Seminar Internasional yang digelar atas kerja sama dengan LIGS FISIP UMJ ini diikuti oleh mahasiswa Ilmu Politik FISIP UMJ dengan antusias dipimpin oleh dosen Ilmu Politik Dr. Asep Setiawan, MA., sebagai moderator. Turut hadir Wakil Dekan 3 FISIP UMJ Fal. Harmonis, M.Si., Kaprodi Ilmu Politik Dr. Usni, M.Si., dan Kaprodi Magister Ilmu Politik Dr. Lusi Andriyani, M.Si.

Editor : Dian Fauzalia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Prodi Ilkom UMJ Juara Favorit Duta Mahasiswa Anti Kekerasan 2023

  Dzaki Furqon (tengah), Mahasiswa Prodi Ilkom UMJ bersama Muara Wahyu Larasati (kedua dari kiri) Mahasiswa Universitas Yarsi saat menerima piagam Juara Favorit Duta Mahasiswa Anti Kekerasan DKI Jakarta tahun 2023 di Ruang Ballroom Luxury Inn Arion Hotel, Selasa (24/10/23). Dzaky Furqon, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta (FISIP UMJ), terpilih menjadi juara favorit dalam Grand Final Pemilihan Duta Mahasiswa Anti Kekerasan 2023 pada Selasa (24/10/2023). Baca juga : Mahasiswa Ilkom UMJ Raih Juara 2 Lomba Podcast Tingkat Nasional Dalam acara yang digelar di Luxury Inn Arion Hotel, Jakarta, Dzaky bersaing dengan 33 finalis lainnya yang berasal dari 18 Perguruan Tinggi di DKI Jakarta. Pada babak ini juri memilih 12 finalis terbaik untuk melaju ke babak grand final hingga akhirnya terpilih Juara 1, 2, 3, dan Juara Favorit. “Saya berterimakasih kepada UMJ yang telah mendukung saya dalam ajang pemil...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...

Mahasiswa FKM UMJ Belajar Budidaya Magot

Mahasiswa SEMESTA FKM UMJ Belajar Budidaya Magot di Bank Sampah Cluster Serua Indah, Tangerang Selatan, Sabtu (26/08/2023). Mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Semi Otonom  SEMESTA  FKM  UMJ  (Seruan Mahasiswa Peduli Kesehatan  Fakultas Kesehatan Masyarakat   Universitas Muhammadiyah Jakarta ) belajar budidaya magot di Bank Sampah Cluster Serua Indah, Sabtu (26/08/2023). Kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang budidaya magot ini, merupakan bagian dari rangkaian  Field Trip  yang diinisiasi Project Grup Penyehatan dan Penyelamatan Lingkungan SEMESTA FKM UMJ. Baca juga :  ERDAMS FKM Berikan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Siswa SMA Al-Syukro Universal Didampingi oleh penggerak Bank Sampah Cluster Serua Indah, mahasiswa berkeliling ke rumah warga untuk mengambil sampah yang telah dipilah menjadi sampah organik dan anorganik, kemudian ditimbang dan dilakukan pencatatan. Selanjutnya, mahasiswa memperoleh edukasi te...