Langsung ke konten utama

Prodi Arsitektur UMJ Raih Akreditasi Unggul

 

Prodi Arsitektur UMJ Raih Akreditasi Unggul
Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta (FT UMJ) berhasil meraih akreditasi Unggul, berdasarkan Surat Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 3918/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/X/2023 yang diumumkan pada Selasa, (03/10/2023).


Baca juga : Mahasiswa FT UMJ Lolos Pameran Arsitektur Jakarta

Upaya pencapaian akreditasi unggul diperoleh melalui proses Instrumen Suplemen Konversi (ISK) yang mengkonversi predikat A menjadi predikat unggul. Hasil dari proses panjang pelaksanaan Catur Dharma kemudian dituangkan ke dalam ISK yang selanjutnya direview oleh BAN-PT dan menghasilkan akreditasi Unggul prodi Arsitektur UMJ.

“Akreditasi unggul yang diraih oleh prodi Arsitektur UMJ merupakan angin segar yang mengawali kehidupan akademik tahun ajaran 2023-2024 sekaligus membuktikan bahwa mutu belajar di perguruan tinggi swasta tidak kalah dengan mutu belajar di perguruan tinggi negeri,” hal ini disampaikan oleh Ketua Prodi Arsitektur UMJ, Finta Lissimia, S.T., M.T., saat diwawancarai.

Menurutnya, semua civitas sebagai pelaksana Catur Dharma merupakan faktor penting dalam upaya meraih akreditasi Unggul. Komitmen untuk menjaga mutu pelaksanaan Catur Dharma tentunya harus dipahami oleh segenap civitas. Inilah yang menjadi kunci diraihnya akreditasi unggul.

“Kami berharap dapat terus konsisten untuk mempertahankan mutu pendidikan sehingga akreditasi Unggul layak disandang oleh prodi Arsitektur UMJ hingga seterusnya,” ungkap Finta menyampaikan harapannya.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Teknik UMJ, Irfan Purnawan, S.T.,M.Chem.Eng., menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih oleh Prodi Arsitektur UMJ. “Tentu kami sangat bangga dan bersyukur. Usaha dan perjuangan tim terbayar lunas dengan hasil memuaskan. Kami berharap prodi arsitektur bisa terus mempertahankan predikat unggul dan juga bisa dicapai oleh prodi lain di lingkungan Fakultas Teknik UMJ, sesuai dengan motto FT UMJ, yaitu unggul dalam IPTEKS dan kokoh dalam IMTAQ,” pungkas Irfan.

Editor : Dian Fauzalia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...