Langsung ke konten utama

PKKMB UMJ Hari Pertama Hadirkan Hidayat Nur Wahid dan Airin Diany

 

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyampaikan seminar dalam PKKMB UMJ 2023 di Aula KH. A Azhar Basyir Gedung Cendekia, Senin (18/09/2023).

 
 

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, M.A., menegaskan bahwa terdapat peran penting tokoh Muhammadiyah dalam sejarah perumusan Pancasila. Hal tersebut  disampaikannya saat berbicara dalam kegiatan Program Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Senin (18/09/2023) di Aula KH. A. Azhar Basyir, Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Baca juga : Zulkifli Hasan Beri Beasiswa di PKKMB UMJ 2023

Hidayat memaparkan beberapa peran  tokoh-tokoh Islam, termasuk Muhammadiyah, dalam mengganti kalimat sila pertama Pancasila menjadi berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa. Selain itu, menurut Hidayat, empat sila lainnya juga terinspirasi dari ayat-ayat Al-Qur’an, karena diksi yang digunakan merupakan serapan dari kata-kata yang ada dalam Al-Qur’an.

Melihat pentingnya peran tersebut, Hidayat menilai bahwa umat Muslim sejak dahulu selalu memberikan makna Bhineka Tunggal Ika bagi Indonesia.

PKKMB UMJ berlangsung pada tanggal 18-22 September 2023 dan mengusung tema “Membangun Nalar Kritis, Mewujudkan Generasi Berkemajuan”. Bamyak tokoh penting hadir dalam acara ini.

Selain Hidayat Nur Wahid, hadir pula Dr. Hj. Airin Rachmi Diany, S.H., M.H., Wali Kota Tangerang Selatan tahun 2011-2021, yang menyampaikan materi tentang “Karakter Kemanusiaan dan Kesehatan Mental.”

Dr. Hj. Airin Rachmi Diany, S.H., M.H., menyampaikan seminar dalam PKKMB UMJ 2023 di Aula KH. A Azhar Basyir Gedung Cendekia, Senin (18/09/2023).

Dalam pemaparan Airin menyampaikan bahwa nilai kemanusiaan sangat dibutuhkan di era banjir informasi yang didorong oleh kemajuan teknologi. Nilai yang dimaksud adalah sikap adil, saling menghargai, mencintai sesama dan saling tolong menolong, serta mengakui persamaan hak.

Selain nilai kemanusiaan, hal penting yang menjadi perlu dipahami oleh anak muda masa kini sebagai generasi masa depan adalah kesehatan mental. Airin mengatakan bahwa kondisi kesehatan mental dapat dijaga dengan berbagai kegiatan positif, di antaranya berkegiatan sosial dan berolahraga.

Sebagai penutup, Airin juga memberikan pesan pada para mahasiswa baru agar dapat menghadapi kehidupan perguruan tinggi yang kondisinya sangat berbeda dengan sekolah menengah. “Kalian mau lulus tepat waktu bisa dicapai dengan  belajar,” katanya.

Dalam kegiatan ini ribuan mahasiswa baru UMJ juga diperkenalkan lembaga mahasiswa tingkat universitas, yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Selain itu acara dimeriahkan oleh penampilan komedi tunggal atau stand up comedy dari comika Fico Fachriza, Juara 2 audisi Stand Up Comedy Indonesia Season 3.


Editor : Tria Patrianti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...