Langsung ke konten utama

PKKMB Fakultas Digelar Secara Serentak

 

PKKMB Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) hari keempat yang diselenggarakan di setiap fakultas, Kamis (21/09/2023).

 
 

Penyelenggaraan PKKMB Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) hari keempat, digelar secara serentak dengan digawangi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di setiap fakultas, Kamis (21/09/2023). Berbeda dengan PKKMB hari sebelumnya, mahasiswa baru dikenalkan dengan lembaga mahasiswa di lingkungan fakultas mulai dari BEM, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Himpunan mahasiswa, dan Lembaga Semi Ortonom (LSO).

Baca juga : FIK dan FT Ikut Meriahkan Masa Ta’aruf Mahasiswa

Rangkaian acara dimulai dengan perkenalan kehidupan fakultas, seperti pimpinan, program studi, kegiatan akademik, kegiatan mahasiswa, serta lembaga kemahasiswaan. Masing-masing Fakultas mengemas acara perkenalan dengan berbagai acara yang unik seperti menampilkan piala penghargaan, prestasi, dan hasil karya selama berkegiatan di lembaga.

Salah satu yang menarik perhatian yaitu perkenalan 5s (senyum, salam, sapa, sopan dan santun) sebagai karakteristik untuk mahasiswa baru oleh Fakultas Kedokteran dan Kesehatan (FKK) UMJ. Tidak hanya itu, Fakultas Pertanian (FTan) juga memberikan program untuk mahasiswa baru berupa praktek hidroponik. Kegiatan PKKMB fakultas juga menjadi daya tarik untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang juga anggota aktif dari kelembagaan Fakultas. Para pelaku usaha tersebut menjual berbagai macam aneka makanan dan minuman.

Beberapa fakultas juga menghadirkan tokoh dan influencer yang memberikan motivasi bagi mahasiswa baru untuk memulai dunia perkuliahan. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ menghadirkan Sheryl Annavita yaitu seorang motivator muda. Adapun Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMJ menghadirkan Haris Azhar yaitu seorang aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Fakultas Hukum (FH) menghadirkan dua Hakim aktif, Wahiduddin Adams (Makamah Konstitusi) dan Marta Satria Putra (Makamah Agung).

Fakultas mengenalkan lembaga mahasiswa, mulai dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tingkat fakultas, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) tingkat fakultas, himpunan di setiap program studi, dan Lembaga Semi Ortonom (LSO). Adapun LSO di setiap fakultas memiliki ragam yang berbeda, mulai dari sosial, seni, musik, kesehatan, olahraga, fotografi, dan lainnya disesuaikan dengan minat mahasiswa.

Dalam sesi lain, Aan Saputra mahasiswa baru asal Nusa Tenggara Timur (NTT) dari program studi Ilmu Politik menyampaikan bahwa menjadi mahasiswa baru adalah hal yang menyenangkan. Terlebih lagi, acara yang sudah digelar sejak Senin dikemas secara menarik, baik dari Universitas maupun Fakultas.

Ia juga menambahkan, bahwa kegiatan hari ini perkenalanan kelembagaan mahasiswa menambah minatnya untuk aktif beroganisasi. Tidak berhenti sampai disitu, ia mengajak mahasiswa sebagai Agen Perubahan ikut andil dalam berorganisasi.

“Acara PKKMB hari ini menambah minat saya dalam berorganisasi. Karena, dikelembagaan nantinya saya bisa menambah wawasan. Untuk teman-teman semua yang masih ragu dalam berorganisasi, ayo kita sama-sama aktif dalam kelembagaan. Sebagai anak muda yang menjadi agen perubahan kita pasti dapat belajar banyak di kelembagaan,” pungkas Aan saat ditemui disela-sela wawancara.

PKKMB UMJ akan diakhiri dengan acara Masa Ta’aruf (MASTA) mahasiswa baru Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Jumat (22/9/23) di masing-masing Komisariat Fakultas. (FZ/MT/KSU).

Editor : Budiman

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...