Langsung ke konten utama

Pengajian Fokal IMM Bahas Muhammadiyah dan Pemilu 2024.

 

Pengajian Fokal IMM Membahas Muhammadiyah dan Pemilu 2024, Minggu (24/09/2023) Via Zoom Meeting.

 
 

Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (FOKAL IMM) menggelar pengajian bertema Muhammadiyah dan Pemilu 2024 yang digelar secara daring pada Minggu, (25/09/2023).

Muhammadiyah merupakan organisasi islam yang hadir sebelum Indonesia merdeka pada tahun 1945. Berdasarkan dokumen risalah baik dalam sejarah dan muktamar yang berkaitan dengan politik, Muhammadiyah selalu berperan aktif, karena meyakini bahwa islam dan politik tidak terpisahkan. Berpacu dengan keputusan muktamar ke- 44 di tahun 2000, warga Muhammadiyah perlu mengambil bagian dan tidak boleh apatis dalam kehidupan politik melalui berbagai saluran secara positif sebagai wujud bermuamalah.

Baca juga : Rektor UMJ Terpilih Jadi Ketua Umum Fokal IMM Periode 2023-2028

“Secara pemikiran, pemilu bagaimanapun tetap harus diikuti baik dalam kepentingan dakwah maupun kepentingan bagaimana kader-kader perserikatan mampu berperan memposisikan diri dalam pemilu 2024. Muhammadiyah tidak berafiliasi dengan politik manapun, itu yang menjadi pegangan Muhammadiyah hingga saat ini, walaupun dalam penyelenggaraannya Muhammadiyah selalu turut serta,” pungkas Sekjen Kornas IMM, Yusuf Warsyim membuka pengajian.

Pengajian kali ini diisi oleh narasumber yang tersohor di bidangnya, Ketua Dewan Pembina Kornas FOKAL IMM periode 2023-2028, Prof. Dr. Sirajudin Syamsuddin, M.A., Ph.D., yang menyoroti historical Muhammadiyah dan hubungannya dengan dunia politik.  Tokoh-tokoh Muhammadiyah terlibat langsung dalam proses politik. Syamsuddin menilai, muktamar tahun 1971 bertentangan dengan jati diri Muhammadiyah baik secara ideologis, sosisologis, maupun historis.

Secara ideologi termasuk historis, Muhammadiyah dalam lintasan sejarah sejak kelahirannya tidak pernah tidak berpolitik. Secara ideologis inilah penjelmaan dari amar maruf nahi munkar yang diagung-agungkan dalam QS. Al-Imran: 104, Muhammadiyah konsisten dan berjaya di bidang dalam pelayanan pendidkan kesehatan, sosial dan pemberdayaan. Sebenarnya manifestasi dari amar maruf nahi munkar adalah sufisme poltik.

Dilanjutkan oleh Ketua Umum FOKAL IMM yang juga menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., yang memandang perlu ada kekuatan kultural yang memisahkan dari ‘formalisme’ Muhammadiyah.

“Kekuatan Kultur Muhammadiyah belakangan semakin melemah dan menguat kekuatan organisasi. Karena kekuatan organisasi inilah yang menjadikan kekuatan organisasi merambah kemana-mana termasuk juga sangat mewarnai wajah jamaah Muhammadiyah menjadi orang yang sangat kaku. Pada sisi yang lain puritan dalam konteks politik, sesuatu yang semestinya tidak perlu terjadi. Poltik adalah urusan muamalah,” tutur Ma’mun.

“Saya kira penting dibangun kekuatan-kekuatan kultural Kembali. Fokal itu saya pandang sebagai kekuatan baru dalam konteks membangun kekuatan kultur di Muhammadiyah,” sambung Ma’mun.

Pengajian turut dihadiri oleh Pimpinan Kornas FOKAL IMM serta Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah kampus dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Indonesia.

Editor : Dian Fauzalia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...

Mahasiswa FTAN UMJ Melaju Final KEJURNAS Yamaha di Mandalika

eza Firdaus seusai babak Kualifikasi Kejuaraan Nasional Yamaha Sunday 2023, di Sirkuit Mandalika, NTB, 19-20 Agustus 2023. Reza Firdaus, mahasiswa  Fakultas Pertanian   Universitas Muhammadiyah Jakarta  (FTAN  UMJ ) sukses melaju ke Seri Final KEJURNAS (Kejuaraan Nasional) Yamaha Sunday 2023. Reza berhasil mengumpulkan sebanyak 35 poin atas kemenangannya di babak kualifikasi yang digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, 19-20 Agustus 2023. Baca juga :  Mahasiswa FTAN UMJ Sabet Juara Umum KEJURNAS di Sentu l Mahasiswa Program Studi Agroteknologi ini berhasil mengumpulkan 35 poin dari pertarungan sengit di babak kualifikasi. Reza berada podium 3 pada  rac e  pertama, kemudian pada  race  kedua lebih baik lagi di podium 2. Reza mewakili DKI Jakarta bertarung dengan 14 pembalap lainnya yang berasal dari Bali, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, dan NTT. Setelah babak kualifikasi, Reza akan kembali mengaspal di Seri Final p...

FKK UMJ Gelar Kuliah Umum Pendidikan Interprofesi

  kiri ke kanan, Guru Besar FK UI Prof. Dr. dr. Abdul Razak Thaha, M.Sc, Sp.GK., Guru Besar Bidang Ilmu Kebidanan Unisa Yogyakarta Prof. Dr. Mufdilah, S.SiT., M.Sc., Guru Besar FK UI Prof. DR. Dr. Endang Sri Murtiningsih Basuki, MPH., dan dosen Prodi Kedokteran FKK UMJ dr. Gladys Dwiani Tinovella Tubarad, M.Pd.Ked saat sesi diskusi dalam Kuliah Umum Pendidikan Interprofesi di Aula Dr. Syafri Guricci FKK UMJ, Rabu, (18/10/2023). Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ) menggelar kuliah umum pendidikan interprofesi yang diikuti oleh mahasiswa FKK UMJ dari berbagai lintas prodi di Aula Dr. Syafri Guricci FKK UMJ, secara hybrid, Rabu, (18/10/2023). Baca juga : FKK UMJ Angkat Isu Stroke dalam Seminar Internasional Mengusung tema “Komunikasi dalam Pendidikan Interprofesional”, kuliah umum ini merupakan salah satu bentuk penerapan pendidikan Interprofesional di FKK UMJ sebagai istrategi untuk meningkatkan koordinasi antara pemberi pelayan...