Langsung ke konten utama

Pemenang Dana Hibah LPPM UMJ Gelar Pengmas di Desa Bojong Kulur

 

Pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat di Desa Bojong Kulur Gunung Putri, Bogor, Selasa, (17/10/2023)

Dr. Hj. Zulfitria Zaidir, M.Pd., Dr. Munaya Fauziah, M.Kes., dan Ummi Sabil merupakan salah satu tim yang terpilih sebagai pemenang dana hibah untuk program pengabdian kepada masyarakat (Pengmas) dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (LPPM UMJ). Acara ini dilaksanakan di Mesjid Al Fath Vila Nusa Indah, Desa Bojong Kulur Gunung Putri Bogor, pada Selasa, (17/10/2023).


Baca juga : LPPM Gelar Workshop Proposal Penelitian Dosen


Sebagai Ketua Pengmas Dr. Hj. Zulfitria Zaidir, M.Pd, memberikan kajian parenting dengan tema “Edukasi Kesehatan Islami dan Pendidikan Keluarga untuk Mencegah Stunting pada Anak” dan dipandu oleh Ketua Prodi FKM UMJ, Dr. Ernyasih, MKM, selaku pembawa acara. Ummi Sabil yang berprofesi sebagai praktisi herbal, memberikan materi tentang pengayaan edukasi kesehatan islami dan dilanjutkan oleh dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat UMJ, Dr. Munaya Fauziah, M.Kes., memaparkan mengenai pendidikan keluarga untuk pencegahan stunting.


Stunting merupakan masalah kurang gizi kronis yang disebabkan kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak seperti tinggi badan anak lebih pendek dari standar usianya. Stunting juga dapat disebabkan oleh faktor lain diantaranya kurangnya Air Susu Ibu (ASI) Ekslusif yang diberikan pada anak dan makanan pendamping ASI yang kurang cukup dan berkualitas.


Selain kajian parenting, acara turut dimeriahkan dengan event bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masyarakat Desa Bojong Kulur. Seluruh masyarakat tampak antusias menjual barang dagangan miliknya. Turut hadir Ketua PKK Desa Bojong Kulur Gunung Putri Bogor, Ambar Retnowati, S.Pd.I., Dosen Fakultas Agama Islam UMJ, Ustad Dr. Zainal Arif, Lc. MA., dan masyarakat di lingkungan sekitar.


Editor : Dian Fauzalia



Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...