Langsung ke konten utama

Mahasiswa FKM UMJ Ikuti Pameran Pangan Lokal Kemendag RI

Mahasiswa FKM UMJ saat mengikuti Pameran Pangan Nusa 2023 yang diselenggarakan oleh Kemendag RI, 18-22 Oktober 2023, di Hall 1, Ice BSD, Tangerang, Banten

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ) mengikuti Pameran Pangan Nusa yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) bersama Trade Expo Indonesia. Acara digelar pada 18 – 22 Oktober 2023, di Ice BSD, Tangerang, Banten.


Baca juga : Mahasiswa FKM UMJ Ikuti Youth Event Road To COP28 Bahas Perubahan Iklim


Sebelumnya, Direktorat Program Peningkatan Produk Dalam Negeri (P3DN) menghubungi Unit Pelayanan Teknis Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan (UPT PIBK) UMJ terkait dengan permohonan produk UMJ yang dapat diikutsertakan dalam pameran pangan nusa 2023. Adapun syarat produk yang dapat diikuti adalah sudah memiliki sertifikat Produk Pangan Industri Rumah Tangga ( PIRT) dan halal Majelis Ulama Indonesia (MUI).


“Karena telah memenuhi syarat tersebut, sehingga produk saya direkomendasikan dan melakukan pengisian formulir yang telah diberikan,” ujar Atikah, salah satu mahasiswa FKM UMJ yang mengikuti pameran pangan.


“Saya berharap semoga produk-produk unggulan UMKM dalam negeri dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas, sehingga peluang ekspor ke mancanegara bisa terwujud,” imbuh Atikah menyampaikan harapannya.


Pameran pangan nusa merupakan kegiatan tahunan yang telah berlangsung sejak tahun 2018 dengan menghadirkan berbagai jenis kuliner dan pangan kemasan yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia. Dalam kesempatan ini, setiap provinsi menampilkan produk unggulan khas daerahnya.


Pameran Pangan Nusa 2023 kali ini memfasilitasi 187 stand yang diisi sebanyak 239 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Terdiri dari 85 UMKM kuliner dan pangan dalam kemasan dari 34 provinsi, 10 pemenang UMKM pangan award 2023, 20 UMKM pangan siap saji, 9 UMKM waralaba dan sponsor, 46 UMKM swadaya, 60 UMKM kopi, dan 9 food truck.


Editor : Dian Fauzalia



Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...