Langsung ke konten utama

Lebih Jauh Mengenal Komunitas Robotika FT UMJ

 

Aktivitas anggota Komunitas Robotika selama proses membuat robot mulai dari perancangan hingga uji coba.

Komunitas Robotika adalah wadah bagi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), khususnya Fakultas Teknik, mengembangkan kemampuannya dalam bidang riset teknologi automasi.

Kemajuan dunia industri yang sangat pesat, yang ditandai dengan penggunaan teknologi serta automasi, menjadi salah satu pendorong berdirinya Komunitas Robotika. Dengan adanya komunitas ini, mahasiswa mendapatkan tempat dan fasilitas untuk mengembangkan diri agar memiliki kemampuan lebih dan siap menghadapi tantangan perkembangan industri.

Mahasiswa yang tergabung dalam Komunitas Robotika melakukan beberapa kegiatan, di antaranya pelatihan dan keikutsertaan dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek Dikti, yaitu Kontes Robot Indonesia (KRI).

Program pelatihan Komunitas Robotika di antaranya basic training tentang elektronika, mekanika, dan informatika. Ketiga bidang ini merupakan ilmu yang diterapkan dalam pembuatan robot maupun sistem automasi. Anggota Komunitas Robotika juga rutin mengikuti KRI setiap tahun sebagai bagian dari project tahunan.

Mahasiswa yang berminat untuk bergabung dengan Komunitas Robotika harus memiliki karya terlebih dahulu, yang kemudian akan melewati proses penilaian. Setelah itu baru mahasiswa tersebut diberi nomor induk keanggotaan.

Jadi hasil karya calon anggota baru itu harus melalui proses diskusi tim yang menilai urgensi karya yang dibuat, perencanaan, riset, melakukan perancangan, pembuatan prototipe, kemudian uji coba. Tahap uji coba dilakukan untuk mengetahui fungsi elektrikal dan mekanikal. Apabila sudah diuji coba dan berfungsi dengan baik, maka robot dapat dipresentasikan dihadapan para pembimbing yang terdiri dari dosen dan alumni Komunitas Robotika.

Saat ini Komunitas Robotika beranggotakan 20 mahasiswa. Anggota komunitas berkesempatan mengikuti Kontes Robot Indonesia, dimana setiap tahunnya Komunitas Robot tidak pernah absen mengirimkan mahasiswa dan karya robotnya dalam kompetisi ini.

Salah satu pencapaian anggota  Komunitas Robotika adalah pernah lolos ke perempat final Kontes Robot Sepakbola Indonesia. Saat itu anggota Komunitas Robotika menampilkan karya robot dengan roda yang dapat bermain sepakbola.

Selain robot sepakbola, anggota komunitas ini telah membuat berbagai jenis robot lainnya, mulai dari robot drone, robot sumo, hingga robot pemadam api.

Selain mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat dari tiga bidang, yaitu mekanika, informatika misalnya coding serta bahasa pemrograman, dan elektronika, anggota Komunitas Robotika juga mendapatkan relasi dan portofolio hasil karya. Melalui Komunitas Robotika, mahasiswa diharapkan dapat memiliki kompetensi dalam bidang teknologi automasi.

Penulis : Dinar Meidiana
Editor : Tria Patrianti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...