Langsung ke konten utama

Kuliah Umum FH UMJ Berikan Pendalaman AIK bagi Mahasiswa

 

Ketua PWM DKI Akhmad H. Abubakar, M.M., saat penyampaian materi AIK di Aula Prof. Dr. Asro Sosroatmojo, SH., Senin (23/10/23).

Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (FH UMJ) selenggarakan Kuliah Umum dengan tajuk Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam Kurikulum Pendidikan Tinggi Muhammadiyah di Aula Prof. Dr. Asro Sosroatmojo, SH., Senin (23/10/23).


Baca juga : FH UMJ Gelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat Angkatan 12


Kuliah umum ini diadakan dalam rangka pendalaman keilmuan tentang Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) bagi mahasiswa. Kuliah umum ini diikuti oleh mahasiswa, dosen, serta civitas akademika FH UMJ dengan  menghadirkan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta, Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M sebagai pembicara utama dan dimoderasi oleh Dr. Abdul Aziz Muhammad, SH., MH.


Dekan FH UMJ Dr. Dwi Putri Cahyawati, MH., mengaku bahwa dengan latar belakang mahasiswa yang beragam perlu untuk memberikan pemahaman tentang Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK). Menurutnya, AIK menjadi kurikulum wajib bagi seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA). Dalam hal ini Dwi mengajak untuk memperkuat AIK bagi seluruh mahasiswa.


Ketua PWM DKI Akhmad H. Abubakar, M.M., menyebut bahwa mahasiswa yang berkuliah di Perguruan Tinggi Muhammadiyah tidak hanya berilmu, tetapi Islami dan berilmu. Hal itu karena diberikan kurikulum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai landasan bersikap, bertindak, dan berperilaku.


“Selain di Perguruan Tinggi Muhammadiyah pembelajaran tentang Al-Islam hanya sekitar dua sks, tetapi di Muhammadiyah itu sekitar delapan sks. Hal ini perlu ditambah sebagai upaya mencetak lulusan yang Islami dan berilmu,” tegas Abubakar.


Lebih lanjut, Akhmad H. Abubakar, M.M., menjelaskan bahwa kepribadian Muhammadiyah adalah gerakan Islam dengan dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar yang berpedoman pada Al-Qur’an dan Sunnah. Menurutnya, jika mahasiswa ingin menjadi sukses perlu memahami Al-Qur’an dengan baik dan benar.


“Jika kita ingin meraih kesuksesan dan kebahagiaan, Tuhan sudah memberikan panduan dalam Al-Qur’an,” ungkap Abubakar.


Abubakar dalam pemaparannya banyak menekankan untuk memberikan ruang dan waktu dalam memahami makna yang terkandung di setiap ayat Al-Quran. Menurutnya, Al-Qur’an selalu menjadi pedoman utama dalam kehidupan manusia. Ia berharap ini menjadi momen berharga untuk mahasiswa dapat mengenal dan memahami makna AI-Islam Kemuhammadiyahan.


Kuliah umum ini disambut antusias oleh mahasiswa hingga memenuhi Aula Prof. Dr. Asro Sosroatmojo, SH. Salah satu mahasiswa Fakultas Hukum Novaldo Siregar mengungkapkan bahwa pemahaman Al-Islam dan kemuhammadiyahan wajib dimiliki oleh mahasiswa. Menurutnya, baik Muhammadiyah dan para tokohnya telah membuktikan kunci suksesnya dalam mengamalkan AI-Islam dan Kemuhammadiyahan.


Editor : Dian Fauzalia



Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...