Langsung ke konten utama

Abdul Mu’ti : Scroll Society Jadi Budaya Baru Masyarakat

 

Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., dalam acara Pengajian Bulanan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jum’at, (23/09/2023).

 
 

Di era teknologi yang semakin maju, masyarakat memiliki budaya baru yaitu scroll society. Era ini membuat manusia hanya menggulir (scroll) informasi tanpa memahami makna bacaan, dan tidak ada proses analisis yang terjadi. Kutipan tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pembina Harian (BPH) Universitas Muhammadiyah Jakarta sekaligus Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., pada kegiatan pengajian PP Muhammadiyah yang diadakan secara daring, Jum’at, (22/09/2023).

Baca Juga : Abdul Mu’ti Sebut Orasi Ilmiah Dua Guru Besar UMJ Revolusioner dan Mencerahkan

“Tema kita pada pengajian ini tentang kesalehan digital. Bagaimana kita membangun dan memperkuat dakwah dan ukhuwah melalui media sosial. Tema ini memang sengaja kita bahas karena terdapat beberapa alasan. Salah satunya, PP Muhammadiyah menaruh perhatian yang serius terhadap dinamika dan juga fenomena yang berkaitan dengan media sosial. Paling tidak ada satu hal penting yang sudah diterbitkan PP Muhammadiyah yaitu fikih informasi,” ujar Mu’ti.

Selain fikih informasi, keputusan muktamar ke 48 di Surakarta yang berkaitan dengan isu strategis keumatan menjadi perhatian utama. Kesalehan digital merupakan salah satu kajian yang diusung dalam isu strategis keumatan. Mu’ti menjelaskan, hal itu memang menjadi persoalan yang serius dalam konteks bermuhammadiyah, berbangsa, dan bernegara.

Berkembangnya teknologi diperkirakan akan membuat 75 % manusia terkoneksi internet di tahun 2025. Ini menunjukan manusia memiliki jaringan yang saling berkoneksi dan tidak terbatas. Tentunya peningkatan ini juga berdampak terutama pada pemahaman keagamaan, peradaban, kebudayaan antar manusia dan bangsa.

“Satu hal yang bisa kita lihat adalah kecenderungan teknologi digital menimbulkan fenomena baru yang terkadang digunakan seseorang sebagai sarana propaganda dan sarana untuk bisa menggunakan pengaruh media dalam konteks penetrasi pemikiran, termasuk yang bersifat politik. Apalagi adanya berita di media sosial yang sulit dibedakan antara hoaks dan fakta, ini menjadi tipu daya bagi masyarakat,” ungkap Mu’ti.

Lebih jauh, Mu’ti mengungkap ukhuwah umat Islam sebagai umat yang erat persaudaraan mendapat tantangan yang luar biasa di era media sosial. “Yang kita perlukan di era sekarang adalah sikap kritis dan sikap kritis itulah yang menjadi ciri dari ulul albab,” imbuhnya.

Berkaitan dengan tema yang diusung, Direktur Utama Televisi Muhammadiyah (TVMu), Dr. Makroen Sanjaya, M.Sos., yang juga merupakan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMJ, menuturkan bahwa terdapat 800.000 situs penyebar hoaks di Indonesia. “Dalam membangun aspek kesalehan bermedia sosial terdapat 4 urgensi yaitu krisis keadaban, erosi moralitas, hidup serba instan, dan overdosis internet,” ujar Makroen.

Turut hadir Direktur Media Kernels Indonesia (Drone Emprit), Ismail Fahmi, Ph.D., yang membahas tentang membangun ukhuwah dan dakwah melalui media sosial, dan influencer muda sekaligus anggota pimpinan majelis Pustaka dan informasi PP Muhammadiyah, Fahd Pahdepie, MA. Pengajian rutin PP Muhammadiyah ini dihadiri 170 lebih peserta dari seluruh penjuru nusantara.

Editor : Dian Fauzalia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...

Mahasiswa FTAN UMJ Melaju Final KEJURNAS Yamaha di Mandalika

eza Firdaus seusai babak Kualifikasi Kejuaraan Nasional Yamaha Sunday 2023, di Sirkuit Mandalika, NTB, 19-20 Agustus 2023. Reza Firdaus, mahasiswa  Fakultas Pertanian   Universitas Muhammadiyah Jakarta  (FTAN  UMJ ) sukses melaju ke Seri Final KEJURNAS (Kejuaraan Nasional) Yamaha Sunday 2023. Reza berhasil mengumpulkan sebanyak 35 poin atas kemenangannya di babak kualifikasi yang digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, 19-20 Agustus 2023. Baca juga :  Mahasiswa FTAN UMJ Sabet Juara Umum KEJURNAS di Sentu l Mahasiswa Program Studi Agroteknologi ini berhasil mengumpulkan 35 poin dari pertarungan sengit di babak kualifikasi. Reza berada podium 3 pada  rac e  pertama, kemudian pada  race  kedua lebih baik lagi di podium 2. Reza mewakili DKI Jakarta bertarung dengan 14 pembalap lainnya yang berasal dari Bali, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, dan NTT. Setelah babak kualifikasi, Reza akan kembali mengaspal di Seri Final p...

FKK UMJ Gelar Kuliah Umum Pendidikan Interprofesi

  kiri ke kanan, Guru Besar FK UI Prof. Dr. dr. Abdul Razak Thaha, M.Sc, Sp.GK., Guru Besar Bidang Ilmu Kebidanan Unisa Yogyakarta Prof. Dr. Mufdilah, S.SiT., M.Sc., Guru Besar FK UI Prof. DR. Dr. Endang Sri Murtiningsih Basuki, MPH., dan dosen Prodi Kedokteran FKK UMJ dr. Gladys Dwiani Tinovella Tubarad, M.Pd.Ked saat sesi diskusi dalam Kuliah Umum Pendidikan Interprofesi di Aula Dr. Syafri Guricci FKK UMJ, Rabu, (18/10/2023). Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ) menggelar kuliah umum pendidikan interprofesi yang diikuti oleh mahasiswa FKK UMJ dari berbagai lintas prodi di Aula Dr. Syafri Guricci FKK UMJ, secara hybrid, Rabu, (18/10/2023). Baca juga : FKK UMJ Angkat Isu Stroke dalam Seminar Internasional Mengusung tema “Komunikasi dalam Pendidikan Interprofesional”, kuliah umum ini merupakan salah satu bentuk penerapan pendidikan Interprofesional di FKK UMJ sebagai istrategi untuk meningkatkan koordinasi antara pemberi pelayan...