Langsung ke konten utama

UMJ Perkuat Kerja Sama dengan Yangzhou Polytechnic Institute China

Rektor UMJ Prof. Dr. Ma’mun Murod, M.Si., didampingi Dekan Fakultas Teknik Ir. Irfan Purnawan, ST., M.Chem.Eng., dan Kepala Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional (KKUI) Endang Zakaria, MH., di YPI, Yangzhou, China, Senin (28/08/2023).

 mengunjungi Yangzhou Polytechnic Institute (YPI) China, Senin (28/08/2023). Kunjungan dilakukan dalam rangka memperkuat kerja sama antara UMJ dan YPI.

Baca juga : UMJ Teken MoU dengan Yangzhou Polythecnic Institute

Rektor YPI, Prof. Ni Yonghong, yang menyambut langsung rombongan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa YPI sangat terbuka dalam kerja sama dengan sekolah dan perguruan tinggi dari berbagai negara, terutama dalam pengembangan teknologi dan penerimaan mahasiswa internasional. Ni Yonghong mengatakan bahwa YPI siap memberikan pelatihan pada perguruan tinggi lain dalam bidang teknologi, terutama teknologi terapan.

YPI memiliki workshop dan laboratorium yang peralatannya terus berkembang dan inovatif. Saat ini di YPI ada 400 mahasiswa internasional dari berbagai negara, bahkan mahasiswa dari Indonesia terus meningkat setiap tahun.

Menanggapi sambutan baik dari Rektor YPI, Ma’mun menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang telah berjalan baik antara UMJ dengan YPI. Menurut Ma’mun kerjasama tersebut sangat konkrit. Hal itu ditunjukkan dengan adanya bantuan dana dari YPI dalam pengembangan 3 laboratorium Fakultas Teknik UMJ. Bahkan YPI juga memberikan bantuan 21 jenis peralatan untuk Lab. Teknik Kimia, 2 jenis peralatan untuk Lab. Teknik Elektro, dan 5 jenis peralatan untuk Lab. Teknik Kimia.

Ma’mun juga menyoroti fasilitas laboratorium di YPI yang memiliki peralatan sangat mutakhir dan aplikatif, sehingga menarik minat mahasiswa bukan hanya dari China, tapi juga dari berbagai negara lain untuk belajar teknologi di YPI.

“Kunjungan ke YPI merupakan implementasi MoU antara UMJ dengan YPI, untuk melihat dan mempelajari lebih dalam mengenai teknologi dan pembelajaran yang diterapkan di YPI. Saya berharap ini dapat direalisasikan dalam waktu dekat di FT UMJ untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa kita,” ungkap Ma’mun.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor UMJ didampingi oleh Dekan Fakultas Teknik Ir. Irfan Purnawan, ST. M.Chem.Eng., dan Kepala Kantor Kerjasama dan Urusan Internasional (KKUI), Endang Zakaria, MH.

“Program Luban Workshop dari Pemerintah China, melalui YPI, memberikan hibah peralatan untuk mempersiapkan Training Center di Fakultas Teknik UMJ untuk bidang Teknik Mesin dan Teknik Kimia. Ada juga hibah dana untuk persiapan ruangan dan utilitasnya,” jelas Dekan FT UMJ,  Irfan Purnawan. Agenda kunjungan UMJ ke YPI kali ini dilakukan bersama Yayasan Adiluhung dan APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia). Rombongan beranggotakan 14 orang in diketuai oleh Dr. Yaya Sutarya, mantan Atase Pendidikan Indonesia di China, dan mengunjungi beberapa laboratorium YPI, seperti artificial intelligencee-commercedigital marketingproduct design, teknologi otomasi listrik, dan mechanical manufacturing.


Editor : Tria Patrianti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mahasiswa Prodi Ilkom UMJ Juara Favorit Duta Mahasiswa Anti Kekerasan 2023

  Dzaki Furqon (tengah), Mahasiswa Prodi Ilkom UMJ bersama Muara Wahyu Larasati (kedua dari kiri) Mahasiswa Universitas Yarsi saat menerima piagam Juara Favorit Duta Mahasiswa Anti Kekerasan DKI Jakarta tahun 2023 di Ruang Ballroom Luxury Inn Arion Hotel, Selasa (24/10/23). Dzaky Furqon, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Muhammadiyah Jakarta (FISIP UMJ), terpilih menjadi juara favorit dalam Grand Final Pemilihan Duta Mahasiswa Anti Kekerasan 2023 pada Selasa (24/10/2023). Baca juga : Mahasiswa Ilkom UMJ Raih Juara 2 Lomba Podcast Tingkat Nasional Dalam acara yang digelar di Luxury Inn Arion Hotel, Jakarta, Dzaky bersaing dengan 33 finalis lainnya yang berasal dari 18 Perguruan Tinggi di DKI Jakarta. Pada babak ini juri memilih 12 finalis terbaik untuk melaju ke babak grand final hingga akhirnya terpilih Juara 1, 2, 3, dan Juara Favorit. “Saya berterimakasih kepada UMJ yang telah mendukung saya dalam ajang pemil...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...

Mahasiswa FKM UMJ Belajar Budidaya Magot

Mahasiswa SEMESTA FKM UMJ Belajar Budidaya Magot di Bank Sampah Cluster Serua Indah, Tangerang Selatan, Sabtu (26/08/2023). Mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Semi Otonom  SEMESTA  FKM  UMJ  (Seruan Mahasiswa Peduli Kesehatan  Fakultas Kesehatan Masyarakat   Universitas Muhammadiyah Jakarta ) belajar budidaya magot di Bank Sampah Cluster Serua Indah, Sabtu (26/08/2023). Kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang budidaya magot ini, merupakan bagian dari rangkaian  Field Trip  yang diinisiasi Project Grup Penyehatan dan Penyelamatan Lingkungan SEMESTA FKM UMJ. Baca juga :  ERDAMS FKM Berikan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Siswa SMA Al-Syukro Universal Didampingi oleh penggerak Bank Sampah Cluster Serua Indah, mahasiswa berkeliling ke rumah warga untuk mengambil sampah yang telah dipilah menjadi sampah organik dan anorganik, kemudian ditimbang dan dilakukan pencatatan. Selanjutnya, mahasiswa memperoleh edukasi te...