Langsung ke konten utama

UMJ Akan Menjadi Tuan Rumah International Coferencene of Zakat Ke-7

 

Suasana pelaksanaan rapat terkait kerja sama UMJ dengan BAZNAS di ruang sidang FAI UMJ, Jum’at (25/08/2023).

 (UMJ) akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan International Coference of Zakat (ICONZ) Ke-7. Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) akan berlangsung selama dua hari, 7-8 November 2023 mendatang.

Baca juga : MIPHCM Ke 3 Angkat Isu Tantangan Kesehatan Menghadapi Bonus Demografi 2045

Pelaksanaan ICONZ 7 kali ini akan digelar di UMJ dengan menggandeng prodi Manajemen Zakat dan Wakaf Fakultas Agama Islam UMJ. “Salah satu keberpihakan kami dalam pengembangan prodi Manajemen Zakat dan wakaf, karena merupakan konsen dari BAZNAS untuk membantu universitas yang memiliki prodi Manajemen dan Zakat,” ujar Staff BAZNAS Abdul Aziz Yahya Saoqi.

ICONZ 7 yang mengangkat tema Building Bridges to Economic Prosperity: Zakat’s Role in Diving Inclusive and Sustainable Transformation akan menargetkan 1000 peserta. Selain itu melibatkan berbagai stakeholder baik dari lembaga/kementerian, praktisi lembaga zakat, para akademisi dari berbagai universitas di tingkat internasional dan masyarakat umum.

Adapun bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu seminar, kerja sama, kompetensi ilmiah, expo, dan gala dinner. Dekan Fakultas Agama Islam UMJ Dr. Sopa, M.Ag., menyambut baik adanya kerja sama kegiatan ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan akan melaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik, sukses, dan membahagiakan kedua belah pihak,” ujar Sopa saat dimintai keterangan seusai rapat.

Indonesian Conference of Zakat merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh BAZNAS dengan tujuan melakukan edukasi kepada publik terkait isu-isu penting dalam pengelolaan zakat.

Selain Dekan FAI UMJ, rapat pembahasan terkait kerja sama UMJ dengan Baznas turut dihadiri oleh Wadek I FAI Busahdiar, MA., M.Si., Kaprodi Manajemen Zakat dan Wakaf Ali Idrus, S.Ag., M.Si., dan segenap Civitas akademika UMJ.

Editor :Tria Patrianti


Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...