Langsung ke konten utama

Prodi Magister Studi Islam UMJ Raih Akreditasi Unggul

 

Prodi Magister Studi Islam raih akreditasi unggul

Program Studi Magister Studi Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta (FAI UMJ) telah memperoleh akreditasi Unggul. Pencapaian tersebut berdasarkan SK Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT No. 3289/SK/BAN-PT/Ak.KP/M/VIII/2023 yang diumumkan pada Kamis, (24/08/2023).

Baca Juga : Prodi Administrasi Publik FISIP UMJ Raih Akreditasi Unggul

Prodi Magister Studi Islam, yang sebelumnya terakreditasi A, berupaya meningkatkan akreditasi dengan menyusun dan mengajukan Instrumen Suplemen Konversi (ISK). Beberapa syarat yang harus terpenuhi di antaranya jumlah dosen tetap seperti Guru Besar dan Lektor Kepala harus melebihi 50%, dan bidang ilmu sesuai dengan bidang studi prodi yaitu Pendidikan Islam, Hukum Islam, Ekonomi Islam, atau Pemikiran Islam.

Syarat lainnya adalah kurikulum yang ditinjau secara berkala, penjaminan mutu yang dilaksanakan secara sistematis, kualitas lulusan atau alumni terkait dengan kompetensi, serta relevansi pekerjaaan dengan keilmuan atau kompetensi yang dimiliki, dan terakhir publikasi mahasiswa.

Kepala Program Studi Magister Studi Islam, M. Hilali Basya, S.Pd.I. M.A. Ph.D., mengungkapkan kebahagiaannya atas peraihan akreditasi Unggul yang tercapai berkat kerja sama dan dukungan dari semua pihak, dari Prodi hingga level universitas.

“Pencapaian akreditasi Unggul ini adalah kerja panjang yang melibatkan banyak pihak, para pimpinan UMJ dan FAI, serta sivitas akademika UMJ. Ini menunjukkan bahwa keberhasilan ini tercapai karena setiap pihak atau individu memahami tanggung jawab dan peran yang harus mereka lakukan dalam porsinya masing-masing,” ujar Hilali.

Selama hampir 8 bulan lamanya Prodi MSI bersama sivitas akademika UMJ berperan mengumpulkan data ISK. Proses konversi yang penuh tantangan dianggap Hilali sebagai pemicu semangat para sivitas akademika FAI UMJ.

Melalui perjuangan ini, Hilali berharap semangat kinerja dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan, terutama bimbingan dosen MSI kepada para mahasiswa untuk publikasi hasil penelitian di jurnal nasional dan internasional.

Editor : Tria Patrianti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UMJ Gandeng Monash University Gelar Diskusi Akademik

  Lecture Faculty of Education Monash University, Anne Keary, Ph.D., dalam acara diskusi akademik FIP UMJ, di Auditorium FIP, Kamis, (07/09/2023). (UMJ) menggelar diskusi akademik dengan tema  The Power of Play: English For Young Learnes.  Acara ini merupakan bentuk kerja sama antara UMJ dengan  Faculty of Education  Monash University Australia , yang dilaksanakan di Auditorium  Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UMJ , Kamis, (07/09/2023). Baca Juga :   Prodi Ilmu Politik Gelar Diskusi Bersama Komunitas Charlotte Mason Lecture Faculty of Education  Monash University, Anne Keary, Ph.D., sebagai  keynote speaker  menjelaskan sebanyak 21% rakyat Australia menggunakan bahasa yang berbeda-beda untuk berkomunikasi sesuai dengan lingkungan sekitar. Australia terdiri dari tiga budaya berbeda. Pada penelitiannya, Keary memaparkan bagaimana warga Australia mengajarkan komunikasi kepada anak-anak, salah satunya dengan cara bermain. Bermain menjadi ajan...

Yuk ! Kenalan dengan Sivitas Akademika Kampus

  Perguruan tinggi tentu berbeda dengan sekolah. Begitu juga dengan struktur kepemimpinan yang ada di dalamnya. Pada universitas tidak ada lagi sebutan guru, kepala sekolah, maupun wakil kepala sekolah. Agar tidak salah sebut, yuk kenali beberapa sebutan untuk pimpinan yang ada di universitas. Rektor Rektor merupakan pemimpin tertinggi di suatu universitas. Tugas rektor adalah bertanggung jawab untuk memantau seluruh sistem di universitas agar berjalan lancar. Segala citra dan reputasi kampus menjadi salah satu tugas Rektor untuk menampilkan figur representatif perguruan tinggi di mata publik. Seorang Rektor harus memenuhi kualifikasi yang telah ditetapkan. Dalam hal ini,  Universitas Muhammadiyah Jakarta  (UMJ) merupakan salah satu  Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah . Maka, Rektor harus sejalan dengan visi misi Muhammadiyah dan ditetapkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Wakil Rektor Seperti pemimpin pada umumnya, Rektor juga memiliki seorang wakil yang bi...

Diskusi Internasional ILPOL FISIP UMJ Bahas Soal Tantangan Uyghur di China

  Dosen Ilmu Komunikasi FISIP UMJ, Dr. Asep Setiawan (kanan) dan Direktur Eksekutif Center for Uyghur, Mr. Abdul Hakim Idris (kiri) saat diskusi tentang uyghur di Ruang Rapat FISIP UMJ., Rabu, (25/10/2023). Program Studi Ilmu Politik  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta  (ILPOL FISIP UMJ) menggelar forum diskusi internasional dengan tema  Uyghur Challenges in China and Beyond,  di Ruang Rapat FISIP UMJ, Rabu, (25/10/2023). Baca juga :  Langkah Menghadapi Islamophobia terhadap Uyghur di China Uyghur merupakan kelompok etnis muslim yang tersebar di China. Saat ini Uyghur tengah dihadapkan dengan tantangan di wilayah Xianjiang, Tiongkok, baik domestik maupun international yang kompleks dan beragam tentang pelanggaran hak asasi manusia dan diplomasi. Pelanggaran hak asasi manusia meliputi penganiayaan berdasarkan identitas orang uyghur yang dilarang menjalankan agama dengan bebas. Selain itu pembatasan dari berbagai aspek kehi...